SOSIALISASI PENANGANAN IMIGRAN GELAP APARAT KEPOLISIAN BERAU

SOSIALISASI PENANGANAN IMIGRAN GELAP APARAT KEPOLISIAN BERAU

Berau

Tanjung Redeb - Selasa, (20/02/2013) bertempat di ruang data Mapolres Berau. Pesisir Indonesia yang berbatasan dengan Negara tetangga sangat rawan terjadinya perlintasan manusia secara illegal. Kondisi geografis Negara kepulauan Indonesia dan lemahnya pengawasan mempermudah perlintasan yang bermotif kejahatan transnasional yaitu penyelundupan manusia.

Besarnya potensi penyelundupan manusia dan masuknya imigran illegal yang terjadi di wilayah Kalimantan Timur merupakan suatu masalah yang perlu mendapat perhatian. atas dasar itulah Kepolisian Daerah Kalimantan Timur berinisiatif menyelenggarakan kegiatan sosialisasi penanganan penyelundupan manusia dan imigran gelap, bekerja sama dengan I.O.M cabang Makasar, Organisasi Internasiaonal yang memfokuskan diri pada hal Imigran.

Dalam sambutannya Kepala Kantor Imigrasi Tanjung Redeb Ronni Fajar Purba menyampaikan bahwa penanganan penyelundupan manusia atau imigran gelap tidak hanya dilakukan pihak Imigrasi, tetapi memerlukan bantuan dan peran dari pihak lain, dalam hal ini salah satunya adalah kepolisian. untuk itu koordinasi dan penyatuan persepsi lintas instansi mejadi hal yang penting.

Senada dengan apa yang disampaikan oleh Kepala Kantor Imigrasi Tanjung redeb, Kapolres Berau AKBP Mukti Juharsa pada sambutannya mempertegas pentingnya koordinasi dan penyeragaman pemahaman penanganan imigran gelap. Sosialisasi ditujukan kepada aparatur kepolisian wilayah hukum Kab. Berau, perangkat sipil daerah serta dari TNI AD dan Laut.

BANNER SELEKSI DITJENPAS kanwil