Home

Profil

Produk Hukum

Satuan Kerja

Layanan Publik

Informasi

QR Code Survei Mandiri

Pencarian Data

1178 0 ae66929abf55056f9b8e94f161d83ea0Bontang, 6 Agustus 2019.

Demi menekan penyebaran virus mematikan HIV/AIDS, seluruh warga binaan di Lapas Kelas III Bontang dites HIV secara mobile oleh Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang. Sebanyak 1.088 warga binaan beserta para petugas turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Kalapas Kelas III Bontang Heru Yuswanto mengatakan pengecekan HIV AIDS hasil kerja sama antara Lapas Bontang dan Diskes Bontang. Kegiatan VCT mobile ini, dikatakannya sudah berjalan rutin setiap tahun. Dan 2019 ini, lanjut Heru, Diskes siap melakukan VCT mobile nya pada bulan Agustus ini. "Harapannya dapat menekan penyakit menular dan tidak menular, agar terdeteksi sedini mungkin untuk segera diobati dan diatasi," jelas Heru, Selasa (6/8/2019).

Jumlah warga binaan saat ini yakni 1.088 jiwa, rencananya para petugas pun dilakukan pengecekan, supaya diketahui kesehatannya. Hasil VCT mobile ini bisa langsung terlihat, namun jika memang ada yang positif terkena virus HIV/AIDS, maka pihak Lapas akan berkoordinasi dengan Diskes Bontang juga Puskesmas Bontang Lestari untuk penanganannya. Baik penderita HIV/AIDS maupun TBC. Apa pihak Lapas yang mendatangi puskesmas untuk pengobatannya atau dokter yang mengunjungi Lapas Bontang. Yang jelas, Heru bersama jajarannya tak memilah siapapun yang sakit maka perlu diobati. "Ada yang positif TBC, kami gerak cepat melakukan pengobatan sedini mungkin, agar bisa sembuh. Begitupun dengan HIV," ungkap Heru.

Ditambahkan Kabid P2P Diskes Bontang, Diana menuturkan sasaran pengecekan VCT mobile ini sebanyak 1.200 orang. Target pelaksanaan nya hingga Sabtu mendatang. "Tetapi harapannya Jumat sudah selesai," ujarnya. Disinggung soal kenaikan penderita HIV/AIDS, Diana enggan terbuka. Namun, ia menyebut ada saja yang terinfeksi. "Kalau memang positif HIV, kami pertahankan hidupnya agar aman dan tidak menularkan ke yang lain, termasuk ke petugas," bebernya.

Pihak Diskes Bontang berkewajiban mengingatkan pasien atau orang dengan HIV AIDS (ODHA) agar mereka mau mengobati. Penyebaran virus HIV sebenarnya ditulari melalui empat cara yakni melalui cairan kelamin, darah, pengguna narkoba dengan jarum suntik, serta ASI. Yang cepat penyebarannya justru penyakit TBC, karena kontak langsung saja, jika penderita bersin atau batuk maka orang disekitarnya bisa tertular.

Sumber : Tekan Penyebaran HIV/AIDS, Napi di Lapas Bontang Dites VCT Mobile via kaltimtoday.co